Sukacita Menyambut Romo Poli Praing: Prefek Baru Konvikt Keuskupan Weetebula

Mikhael_News     Kupang, 14 Maret 2025 – Suasana penuh sukacita menyelimuti Konvikt Keuskupan Weetebula – Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui Kupang dalam acara penerimaan RD. Polikarpus Hapu Mehang Praing sebagai pembina baru. Acara ini diselenggarakan oleh pengurus fratres Konvikt Keuskupan Weetebula sebagai bentuk sambutan hangat terhadap Romo Poli, yang diutus oleh Bapak Uskup Weetebula, Mgr. Edmund Woga, CSsR, untuk bergabung dalam lembaga calon imam ini. Acara ini berlangsung pada Kamis, 13/03/2025, mulai tepat pukul 19.20 WITA di Aula YMV-Sumba.

Dalam sambutannya, Prefek Konvikt Keuskupan Weetebula, RD. Herman Punda Panda, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Romo Poli atas kesediaannya menerima perutusan ini. Di hadapan para romo dan seluruh frater yang hadir, Romo Herman juga secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Prefek para frater di Konvikt Keuskupan Weetebula dan menyerahkan tugas tersebut kepada Romo Poli.

Acara ini turut dihadiri oleh RD. Valens Boy dan RD. Stef Tamu Ama, serta Ketua Umum Fratres STSM, Ketua Fratres Keuskupan Atambua, dan para frater Diaspora Keuskupan Agung Kupang. Kehadiran mereka menambah suasana yang akrab dalam momen sukacita ini.

Dalam sambutannya, Romo Poli menyatakan bahwa perutusan ini adalah hasil dari Surat Keputusan Bapak Uskup Weetebula. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala SMA Seminari Sinar Buana. Romo Poli juga mengenang masa formasinya di Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui Kupang, di mana banyak pembina dan dosen saat ini, seperti Romo Yos Nahak, Romo Valens Boy, dan Romo Herman, pernah menjadi formatornya.

Dengan penuh semangat, ia menyampaikan harapannya agar melalui perjumpaan dengan para romo dan frater di komunitas ini, ia dapat terus belajar dan semakin setia dalam panggilan imamatnya. Pria asal Sumba Timur yang menyandang gelar Licentiat Iuris Canonici dari Roma ini juga menyatakan kesediaannya untuk mengemban tugas sebagai Prefek bagi para frater di Konvikt Keuskupan Weetebula, serta mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh anggota komunitas.

Sebagai simbol penerimaan resmi, Romo Poli diselempangkan kain oleh Romo Herman, menandai dimulainya tugas baru sebagai Prefek. Acara dilanjutkan dengan doa makan dan santap malam bersama dalam suasana penuh kebersamaan. Hidangan khas prapaskah, yang dikoordinasikan oleh Ketua Sie Konsumsi Konvikt Keuskupan Weetebula, Fr. Erlan, menyajikan lauk utama berupa ikan lele yang dipanen dari kolam milik Romo Stef serta menu-menu makanan lainnya yang disiapkan oleh pengurus.

Mengingat masa prapaskah, acara tidak diiringi musik dan joget ria, namun tetap berlangsung meriah dengan rekreasi santai seperti permainan kartu dan obrolan ringan di Aula YMV. Kebersamaan ini berlangsung hingga pukul 23.00 WITA, meninggalkan kesan mendalam bagi para frater dan para romo yang hadir.

Dengan penerimaan resmi ini, diharapkan kehadiran Romo Poli dapat membawa semangat baru dalam pembinaan calon imam di Konvikt Keuskupan Weetebula, serta semakin memperkuat komunitas dalam semangat persaudaraan dan pelayanan.