Penfui, Mikhael News – Tim Soulsyn A (Fratres Tingkat II) memastikan tiket ke partai final Turnamen Mikhael Cup XIV setelah menaklukkan Tim Medusa A (Fratres Tingkat III) dengan skor meyakinkan 3-0 dalam laga semifinal yang digelar pada Jumat, 17 April 2026, tepat pukul 15.30 WITA di Lapangan Sepak Bola STSM. Satu gol dari Frater Agung Pramuji dan dua gol dari Frater Petrus Misa menjadi penentu kemenangan Soulsyn A dalam laga penuh tensi tersebut. Hasil ini sekaligus menandai sejarah baru bagi Soulsyn B yang untuk pertama kalinya berhasil menembus partai final Mikhael Cup XIV.
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim tampil disiplin dan saling jual beli serangan. Soulsyn A berusaha membangun permainan, sementara Medusa A memberikan perlawanan solid dengan organisasi pertahanan yang rapi. Hingga turun minum, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan dan babak pertama berakhir dengan skor kaca mata, 0-0.
Memasuki babak kedua, Soulsyn A tampil lebih agresif dan mulai menemukan ritme permainan. Kebuntuan akhirnya pecah melalui Frater Agung Pramuji yang membuka keunggulan bagi Soulsyn A. Gol tersebut menjadi titik balik permainan dan meningkatkan kepercayaan diri tim. Momentum itu kemudian dilanjutkan Frater Petrus Misa yang mencetak dua gol tambahan untuk memastikan kemenangan telak 3-0 sekaligus mengunci langkah Soulsyn A ke partai final.
Usai pertandingan, kapten Soulsyn A, Frater Feri Burak menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh rekan setim serta para suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang pertandingan.
“Saya berterima kasih kepada semua teman-teman dalam tim dan para suporter yang terus mendukung kami. Dukungan ini membuat kami tetap semangat, dan kekompakan tim menjadi kunci kemenangan hari ini. Semoga kekompakan ini terus berlanjut di final dan kami bisa meraih juara,” ujarnya.
Sementara itu, Petrus Misa yang mencetak dua gol dalam laga ini turut mengungkapkan rasa terima kasih kepada kapten dan pelatih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Saya berterima kasih kepada kapten dan coach yang memberi saya kepercayaan penuh. Dengan kepercayaan itu, saya lebih percaya diri dan berusaha tidak menyia-nyiakan peluang yang ada. Saya senang bisa membantu tim melaju ke final dan semoga kami bisa meraih gelar juara,” kata Petrus.
Pelatih Soulsyn A, Frater Jo, pun menegaskan kemenangan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim.
“Para pemain bermain disiplin, sabar, dan mampu menjalankan instruksi dengan baik. Kami bersyukur bisa mencapai final, dan kini fokus kami adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk partai puncak agar bisa meraih juara,” tegasnya.
Lolosnya Soulsyn A ke final menjadi pencapaian bersejarah bagi tim, mengingat ini merupakan kali pertama mereka menembus partai puncak Mikhael Cup. Capaian ini menegaskan perkembangan dan konsistensi Soulsyn A sepanjang turnamen ini.
Dengan hasil ini, Soulsyn A kini bersiap menghadapi Tim Ferventera A di partai final—tim kuat yang telah tiga kali menjuarai Mikhael Cup. Duel ini menjadi ujian besar bagi Soulsyn A yang akan berupaya mencetak sejarah baru dengan menantang dominasi sang juara.






