Dies Natalis ke-34 Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui-Kupang Penuh Syukur dan Sukacita

Penfui, Mikhael News – Dalam suasana penuh syukur dan sukacita, Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui-Kupang merayakan Dies Natalis ke-34 pada Senin (29/09/2025). Perayaan ini bertepatan dengan pesta tiga Malaikat Agung, yakni St. Mikhael, St. Gabriel dan St. Rafael—diawali dengan Misa Kudus, lalu dilanjutkan dengan ramah tama penuh persaudaraan. Perayaan ini sekaligus menjadi momen syukur atas rahmat ulang tahun kelahiran dan tahbisan imamat yang dialami sejumlah anggota komunitas.

Tema perayaan dalam Misa Syukur kali ini adalah “Merajut Persaudaraan, Menyebarkan Harapan”. Perayaan dimulai pukul 16.30 WITA di pelataran Kapela St. Mikhael dipersembahkan oleh Romo Iren Benu sebagai selebran utama, didampingi para imam sebagai konselebran dan dihadiri para frater, suster, umat serta tamu undangan dari komunitas Kontas dan ISFIT (Instituto Superior de Filosofia e Teologia) Timor Leste. Perayaan Ekaristi berjalan dengan meriah dan penuh khidmat.

Dalam pengantarnya, Romo Iren Benu menekankan bahwa perayaan ini adalah kesempatan untuk bersyukur atas rahmat panggilan dan persaudaraan.

“Kita bersyukur atas HUT ke-34 Seminari Tinggi St. Mikhael dan juga rahmat ulang tahun tahbisan imamat Romo Yohanes Subani (31), Romo Theodorus A. Silab dan Romo Leonardus Mali (29), Romo Oktovianus Yudha Pramana (9) dan hari ulang tahun kelahiran saya yang ke-28 pada hari ini, ucap Romo Iren.

 

Homili

Dalam homili, Romo Theo Silab mengajak para beriman yang hadir untuk meneladani persaudaraan dari ketiga Malaikat Agung.

“Kita percaya bahwa ketiga Malaikat Agung yang pestanya dirayakan Gereja pada hari ini menjadi teladan persaudaraan surgawi yang menuntun kita dalam panggilan imamat untuk membangun persaudaraan dan menyebarkan harapan di dunia ini” terangnya.

Ia menambahkan, panggilan imamat bukan sekedar tugas dunia tetapi pelayanan dalam Kerajaan Allah yang kekal, dan penuh kuasa.

“Dalam dunia yang semakin retak dan individualistis panggilan untuk bersaudara ini adalah kekuatan dan harapan yang nyata bagi calon-calon imam dan para imam. Kita dipanggil serupa dengan para malaikat agung yakni untuk melindungi, mengabarkan kabar sukacita dan menyembuhkan luka-luka. Persaudaraan ini memungkinkan kita untuk tetap kuat dan penuh pengharapan di tengah pergumulan dan menjadi tanda kasih Allah yang nyata bagi dunia,” ujarnya

Menutup homili, Romo Theo Silab mengajak dan berharap segenap anggota komunitas dan umat yang hadir dapat merajut persaudaraan yang erat dan menyebarkan harapan yang hidup kepada dunia berlandaskan spiritual ketiga Malaikat Agung serta memberi ucapan selamat atas momen syukur hari ini.

“Marilah kita belajar dari ketiga Malaikat Agung untuk menjadi pelindung satu sama lain, pengabar sukacita dan penyembuh yang membawa damai harapan untuk sesama. Santo Mikhael, Santo Gabriel dan Santo Rafael bimbinglah dan kuatkanlah persaudaraan dalam komunitas calon imam ini agar kami menjadi saksi pengharapan dan kasih yang hidup, yang mampu menerangi dengan damai dan sukacita. Dirgahayu Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui-Kupang ke-34, Selamat ulang tahun kelahiran untuk Romo Iren dan selamat pesta untuk kita semua,” ungkap Romo Praeses.

 

Sambutan sebelum Berkat

Ketua Panitia, Romo Poli Praing dalam sambutan melaporkan berbagai kegiatan perlombaan dan pertandingan yang dilakukan dalam memeriahkan  HUT ke-34 Seminari Tinggi St. Mikhael dan berterima kasih atas kerjasama dan partisipasi dari pembukaan pesta family hingga perayaan puncak hari ini.

“Terima kasih kepada Romo Praeses dan semua pembina yang dengan caranya masing-masing bekerja untuk suksesnya pesta family ini. Kepada semua frater, sekali lagi frater tingkat 5, suster, karyawan-karyawati, yang ada di Seminari ini, terima kasih. Kepada pastor paroki teristimewa Pastor Paroki BTN dan umatnya, Pastor paroki Oeleta dan umatnya yang telah membantu kami dalam pesta family ini. beberapa imam alumni, SMAK Giovanni yang telah memeriahkan acara pembukaan, kelompok PDKK yang  membantu kami dengan sound system, asrama Rusunawa  UNWIRA yang terlibat dalam kegiatan pameran, siapa saja dengan cara masing-masing, juga kelompok Kontas yang telah membantu kami dengan caranya tersendiri untuk suksesnya  pesta family, ungkapnya.

Sedangkan Romo Theo Silab selaku Praeses pun mengajak hadirin untuk bersyukur kepada Tuhan atas rahmat dan berkatnya bagi pendidikan calon imam ini sembari memperat tali persaudaraan di komunitas Seminari Tinggi St. Mikhael serta mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah bekerja untuk melancarkan berbagai kegiatan sampai pesta puncak.

“Saya mengajak kita untuk memperkuat, mempererat tali persaudaraan di tengah komunitas seminari kita, agar kita tidak hanya menjadi calon imam yang memenuhi panggilan tetapi juga menjadi sahabat satu sama lain yang mampu untuk menyabarkan harapan kepada banyak orang lewat hidup dan karya kita,” ujarnya.