REKOLEKSI BULAN JUNI: PARA FRATER DIAJAK MENGHAYATI DAN MENGUDUSKAN HARI TUHAN

Mikhael_News   –    Komunitas Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui-Kupang kembali melaksanakan rekoleksi bulanan sebagai bagian dari ritme formasi hidup rohani para frater. Rekoleksi bulan Juni ini diadakan pada Sabtu, 14 Juni 2025, bertempat di Kapela St. Mikhael. Kegiatan dimulai pukul 18.00 WITA dan berlangsung hingga pukul 18.50 WITA yang dibawakan oleh RD. Luis Monteiro, dengan tema: Reformasi Tindakan Terkait Perintah ketiga dalam Dekalog: Kuduskanlah Hari Tuhan.

Dalam permenungannya, Romo Luis menekankan pentingnya membentuk pola hidup yang menempatkan hari Minggu sebagai hari yang benar-benar dikuduskan, sebagaimana diperintahkan Allah.

Allah sendiri berhenti dari segala pekerjaan-Nya pada hari ketujuh, dan oleh karena itu kita pun dipanggil untuk beristirahat, bukan sekadar secara jasmani, tetapi juga untuk menyegarkan jiwa dan memperkuat relasi dengan Tuhan,

ujar Romo Luis.

Imam Keuskupan Agung Kupang itu mengingatkan bahwa Perayaan Ekaristi pada hari Minggu merupakan kewajiban bagi para calon imam untuk menimba sumber kekuatan dari Tuhan bagi perkembangan hidup panggilan.

Selain itu, Romo Luis juga mengangkat makna minggu pasiar/minggu keluar yang menjadi tradisi di seminari. Ia menegaskan bahwa waktu ini merupakan momen istimewa bagi para frater untuk menguduskan hari Tuhan melalui tindakan nyata, seperti kunjungan dan pelayanan kepada keluarga atau sesama. Demikian juga pada hari-hari minggu lainnya yang bukan merupakan minggu pasiar, di mana Romo Luis mendorong para frater agar waktu tersebut digunakan untuk kegiatan rohani seperti membaca Kitab Suci, menulis renungan, atau berdoa secara pribadi. Semua ini adalah cara konkret untuk menghidupi perintah Allah dan membangun kedekatan dengan Kristus.

Rekoleksi ini menjadi kesempatan bagi para frater untuk kembali menata niat dan arah hidup panggilan suci ini, sembari mempersiapkan diri menjadi imam yang setia menguduskan hari Tuhan dalam hidup dan pelayanan kelak. Rekoleksi ini akan ditutup dengan Salve (Adorasi kepada Sakramen Mahakudus) pada besok pagi: hari Minggu setelah Ekaristi Hari Raya Tritunggal Mahakudus, maka seperti biasa para frater masuk dalam keheningan / Silentium Magnum selama semalam ini hingga usai salve besok.