Komunitas Seminari Tinggi St. Mikhael kembali melaksanakan rekoleksi bulanan yang dipimpin langsung oleh RD. Valens Boy sebagai bagian dari formasi kerohanian para calon imam, mulai dari frater tingkat filosofan hingga teologan. Rekoleksi yang bertempat di Kapela Seminari Tinggi St. Mikhael ini berlangsung pada Sabtu, 15 November 2025, pukul 18.00 WITA, dan ditutup pada Minggu, 16 November 2025, pukul 10.00 WITA. Kegiatan rekoleksi bulan November ini menimba inspirasinya dari perikop Injil Lukas 21:5–19 yang mengisahkan ramalan Yesus mengenai datangnya akhir zaman.
Dalam pengajaran dan pendalaman materi, RD. Valens Boy menekankan pentingnnya mengambil ‘posisi bertahan’ untuk menjaga iman dan panggilan hidup tetap pada posisinya. Para frater diajak untuk berani turun pada medan penderitaan, sebagai konsekuensi dari mempertahankan iman kristiani, tetapi bukan penderitaan yang didramatisasi secara berlebihan, melainkan penderitaan dalam keheningan dan pengorbanan. Beliau juga menyampaikan bahwa puncak dari keberimanan orang Kristen adalah Yesus Kristus yang adalah Mesias, Penebus, Tuhan, dan Juru Selamat.
Dengan mendalami tema dan isi rekoleksi bulanan yang diberikan oleh RD. Valens Boy, para frater dibekali ‘kekuatan’ untuk bertahan dalam gejolak yang mengancam iman dan panggilan hidup mereka. Di akhir rekoleksi, RD. Valens menyampaikan satu kesimpulan yang cukup menarik dengan mengatakan:
“Hanya dengan iman, seseorang mampu untuk bergerak melebihi yang kelihatan untuk sampai pada makna panggilan hidupnya yang sejati”.
Selanjutnya, pada Minggu (16/11/2025), setelah sarapan pagi para frater dibagi ke dalam kelompok unit masing-masing untuk melakukan sharing terkait pengalaman dan perjuangan iman mereka. Setelah sesi sharing tersebut, para frater menutup rekoleksi dengan adorasi Sakramen Mahakudus bersama RD. Valens Boy di Kapela Seminari Tinggi St. Mikhael.
(Laporan: Frater Rikardus Sonbai)



