Siapakah Yang Sama Dengan Allah?

“Menjadi Mahasiswa yang Unggul dan Kreatif di Tengah Tantangan Dunia”

0 1

 

Pada hari  Senin, 16 Agustus 2021, segenap Civitas Akademika Fakultas Filsafat Universitas Widya Mandira Kupang dan Program Pasca Sarjana Teologi Seminari Tinggi St. Mikhael menyelenggarakan Misa Pembukaan Tahun Akademik 2021/2022. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, misa pembukaan tahun ini dirayakan di tiap-tiap Rumah Bina/Biara karena pandemi Covid-19. Meskipun demikian, situasi pandemik tidak melunturkan semangat para mahasiswa dalam menyambut tahun ajaran yang baru ini. Semangat inilah yang tertuang dalam tema misa pembukaan, “Menjadi Mahasiswa yang Unggul dan Kreatif di Tengah Tantangan Dunia”. Dengan diselenggarakannya Misa Pembukaan ini, kegiatan perkuliahan di Fakultas Filsafat pun telah dimulai terhitung sejak hari ini.

Misa Pembukaan yang dipimpin oleh Rm. Siprianus S. Senda, Pr, S.Ag, Lic. Bib di Kapela Seminari Tinggi St. Mikhael yang diikuti oleh Para Frater dari komunitas STSM dan suster-suster dari Biara SSpS berlangsung khusuk dan agung. Dalam Kotbahnya, Rm. Sipri menganalogikan pendidikan di Fakultas Filsafat dengan kehidupan umat Israel pada masa hakim-hakim sebagaimana tertulis dalam bacaan I, dan Kisah tentang seorang muda yang kaya seperti yang dikisahkan dalam bacaan Injil.“Orang Israel telah sesat mencari makna kehidupan dengan menyembah Baal dan Asytoret, begitu pula halnya dengan orang muda yang kaya, yang terkungkung dalam harta dunia hingga tidak mampu mencapai makna kehidupan yang sejati. Akan tetapi, sebagai mahasiswa yang belajar Filsafat, kita jangan sampai tersesat seperti orang Israel dan orang muda yang kaya dalam mencari makna kehidupan. Untuk itu, kita perlu berjuang bersama dan di dalam Tuhan”.

Sebelum Perayaan Ekaristi berakhir, Wakil Dekan Fakultas Filsafat, Rm. Drs. Theodorus A. Silab, Pr. Lic. Th sempat menyampaikan beberapa informasi penting terkait kegiatan perkuliahan selama Tahun Akademik 2021/2022. Beliau mengharapkan agar setiap mahasiswa Fakultas Filsafat senantiasa berjuang untuk menjadi mahasiswa yang lebih kreatif dan adaptif di tengah situasi saat ini.

Leave a comment